TPost – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Provinsi Maluku Utara menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) III pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Ballroom Muara Hotel, Ternate.

Forum ini menjadi momentum evaluasi kepengurusan periode 2021–2026 sekaligus pemilihan ketua dan pengurus baru untuk masa bakti 2026–2031.

Musprov III mengusung tema “Mendorong Daya Saing Pengusaha Daerah, Kepastian Investasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Tema tersebut menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam memperkuat daya saing daerah, menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua Panitia Musprov III APINDO Maluku Utara, Inrico Boby Pattipeiluhu, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan.

 

Selain agenda internal organisasi, Musprov juga dirangkaikan dengan dialog investasi yang melibatkan tim Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO.

Panitia turut merencanakan pelibatan perwakilan instansi pelayanan perizinan terpadu satu pintu (PTSP) dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog antara pengusaha dan pemerintah daerah untuk membahas peluang, tantangan, serta kepastian pelayanan investasi.

Sekretaris DPP APINDO Maluku Utara, Dirhamzah Kasim, menjelaskan bahwa Musprov merupakan forum pertanggungjawaban atas program dan kinerja kepengurusan selama periode 2021–2026.

“Musprov ini untuk mendengarkan pertanggungjawaban kinerja DPP APINDO periode 2021–2026, melaksanakan sidang-sidang komisi, serta memilih ketua dan pengurus DPP APINDO Maluku Utara masa kerja 2026–2031,” kata Dirhamzah.

Ia menambahkan, panitia pengarah atau Steering Committee (SC) akan melakukan penjaringan bakal calon ketua sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.

Ketua DPP APINDO Maluku Utara periode 2021–2026, Gajali Abd. Mutalib.(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Ketua DPP APINDO Maluku Utara periode 2021–2026, Gajali Abd. Mutalib, menyebut Musprov akan melibatkan perwakilan Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK) APINDO dari 10 kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Sepuluh daerah tersebut meliputi Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Pulau Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu.

“Kami juga mengundang Gubernur Maluku Utara, Forkopimda, serta para pengusaha lokal dan nasional,” ujar Gajali.

Ketua Umum DPN APINDO, Shinta W. Kamdani, dijadwalkan hadir bersama sejumlah pengusaha nasional. Ia juga dijadwalkan mengukuhkan kepengurusan DPP APINDO Maluku Utara periode 2026–2031.

Tak hanya berfokus pada konsolidasi organisasi, Musprov III juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dunia usaha dengan sektor pendidikan.

DPP APINDO Maluku Utara merencanakan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan pengusaha lokal dan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.

Kerja sama tersebut diharapkan mendukung pengembangan usaha sekaligus meningkatkan kualitas SDM agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan investasi di Maluku Utara.

Melalui Musprov III, APINDO Maluku Utara diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi, membangun komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah, serta mendorong iklim investasi yang kompetitif.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya dunia usaha untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang inklusif dan berkelanjutan.

TernatePost.id
Editor