TPost – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi UKM (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) mencatatkan prestasi gemilang dalam upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.
Secara mengejutkan, instansi ini berhasil melampaui target tahunan hanya dalam kurun waktu tujuh bulan.
Keberhasilan ini didorong oleh penarikan retribusi lapak pedagang di sejumlah pasar rakyat di wilayah Kecamatan Jailolo yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.
Dana tersebut kini telah tersalurkan langsung melalui rekening PAD.
Kepala Dinas Perindagkop Halmahera Barat, Zefanya Murary—yang akrab disapa Evan—mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan saat ini telah jauh meninggalkan target awal yang ditetapkan.
“Kita targetkan 45 juta rupiah lebih per tahun, dan alhamdulillah sekarang kita sudah lebih dari target itu. Saat ini yang kita dapatkan sudah mencapai 75 juta rupiah sekian, khususnya dari tempat pedagang yang dikelola pemerintah,” ujar Evan saat ditemui di lingkup kantor Bupati pada Kamis (9/7/2026).
Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.
Evan menegaskan bahwa meskipun target tahunan sudah terlampaui sejak periode Januari hingga Juli 2026, pihaknya tetap optimis untuk terus meningkatkan angka tersebut.
Melihat tren positif ini, Disperindagkop Halbar berencana menaikkan standar kinerja mereka. Jika sebelumnya target hanya berada di angka puluhan juta rupiah, kini Evan berambisi untuk mengejar angka hingga ratusan juta rupiah hingga akhir tahun nanti.
Langkah ini diharapkan menjadi bukti nyata kinerja dinas dalam menambah anggaran daerah demi pembangunan Kabupaten Halmahera Barat yang lebih baik.



Tinggalkan Balasan