TPost – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, akhirnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk menangani ruas jalan yang terdampak longsor di Desa Peot–Sasur, Kecamatan Sahu.
Anggaran tersebut bersumber dari Dana Tidak Terduga (DTT) dan akan digunakan untuk memperbaiki akses jalan yang rusak sejak Mei 2026.
Longsor yang terjadi beberapa bulan lalu sempat dikeluhkan masyarakat karena belum mendapat penanganan permanen.
Kondisi tersebut menghambat aktivitas warga, mulai dari distribusi hasil pertanian, transportasi harian, hingga perjalanan pelajar menuju sekolah.
Sebelum adanya kepastian penanganan dari pemerintah, warga bersama para sopir bahkan bergotong royong mengumpulkan dana swadaya untuk membeli karung dan mengisinya dengan tanah sebagai penimbunan darurat agar kendaraan masih dapat melintas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Halmahera Barat, Fachlis Sangkali, mengatakan pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah beberapa kali meninjau lokasi longsor guna memastikan langkah penanganan yang tepat.
“Kami bersama Kepala BPBD Halbar sudah berulang kali meninjau lokasi tersebut,” kata Fachlis saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, hasil peninjauan telah ditindaklanjuti dengan penyusunan desain teknis serta Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Seluruh dokumen telah rampung dan kini tinggal memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan.
“Setelah kami meninjau longsoran jalan tersebut, kami langsung membuat desain dan RAB. Semuanya sudah selesai, tinggal pelaksanaan pekerjaannya saja,” ujarnya.
Fachlis menjelaskan, penanganan ruas Jalan Tacim–Sasur dilakukan menggunakan anggaran DTT sebesar Rp1,5 miliar untuk mencegah kerusakan semakin meluas sekaligus memulihkan akses masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPBD Halmahera Barat, Gunawan M.T Ali, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan bersama Dinas PUPR di lokasi longsor.
Ia mengimbau masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat, agar tetap berhati-hati saat melintasi ruas jalan tersebut karena kondisi medan masih rawan.
“Untuk sementara kami meminta masyarakat agar berhati-hati saat melintasi jalan yang longsor,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan