TPost – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Halmahera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Jailolo untuk memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng bersubsidi MinyaKita tetap berjalan sesuai ketentuan.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan harga MinyaKita kemasan 1 liter dijual bervariasi, mulai Rp24.000 hingga Rp25.000 per liter.

Perbedaan harga dipengaruhi jalur distribusi yang berbeda, di mana sebagian pedagang mengambil stok langsung dari Surabaya, sementara lainnya membeli dari distributor atau toko grosir lokal.

Kepala Disperindagkop Halmahera Barat, Zevanya Murary, mengatakan pihaknya akan terus memperketat pengawasan agar harga MinyaKita di tingkat konsumen kembali stabil sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.

“Fokus kami menjaga stabilitas harga HET dan menelusuri rantai distribusi agar tidak ada pihak yang mengambil keuntungan di luar batas kewajaran,” kata Zevanya pada Sabtu (11/7/2026).

Sidak dipimpin langsung oleh Zevanya Murary bersama tim Satgas Disperindagkop yang terdiri dari unsur bidang perdagangan, metrologi legal, dan penyuluh perdagangan.

TernatePost.id
Editor