TPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah, Maluku Utara, menunjukkan komitmen nyata dalam memulihkan kondisi sosial dan infrastruktur di wilayah terdampak konflik.

Langkah ini diawali dengan dimulainya pembangunan kembali puluhan rumah warga serta fasilitas publik di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, turun langsung ke lokasi pada Senin (13/4/2026) guna memantau jalannya pekerjaan.

Bertindak sebagai koordinator pembangunan pasca-konflik, ia memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah hunian yang mengalami kerusakan berat.

“Saya dan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memantau langsung tahap pertama pembangunan rumah yang rusak berat di Desa Sibenpopo,” ujar Bahri di sela-sela peninjauannya.

Pada tahap pertama ini, pemerintah menargetkan pembangunan 54 unit rumah warga.

Selain hunian pribadi, dua fasilitas umum penting, yaitu gereja dan balai desa, juga masuk dalam prioritas pembangunan agar aktivitas kemasyarakatan dapat kembali berjalan normal.

Pembangunan ini merupakan bagian dari rencana besar pemulihan infrastruktur desa.

Bahri menegaskan bahwa setelah pengerjaan bangunan yang rusak berat selesai, pemerintah akan segera melanjutkan ke fase berikutnya.

“Tahap selanjutnya kami akan membangun rumah rusak sedang dan ringan,” tandasnya.

Langkah cepat Pemkab Halmahera Tengah ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas dan memberikan harapan baru bagi masyarakat Sibenpopo untuk menata kembali kehidupan mereka setelah masa konflik.

TernatePost.id
Editor