TPost – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) menggelar kegiatan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan lembaga ekonomi desa lainnya di tingkat kabupaten.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dengan melibatkan 168 peserta dari sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Barat itu digelar di Hotel D’Hock, Rabu (7/10/2026).

Peserta terdiri atas dua perwakilan BUMDes dari masing-masing desa, yakni direktur dan bendahara.

Sementara desa yang belum memiliki BUMDes dapat mengikutsertakan kepala desa maupun calon pengurus BUMDes.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala DPMPD Halmahera Barat, Fadli Husen.

Dalam sambutannya, Fadli mengatakan penguatan BUMDes menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat desa.

Menurutnya, BUMDes tidak boleh hanya dibentuk untuk memenuhi tuntutan administratif. Lebih dari itu, BUMDes harus mampu menjadi instrumen ekonomi desa yang mengelola berbagai potensi lokal secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Penguatan BUMDes ini memiliki nilai yang sangat luar biasa dalam meningkatkan kepedulian dan kesejahteraan masyarakat desa, baik sebagai objek pembangunan maupun sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan ekonomi,” kata Fadli.

Mantan Kabag Pemerintahan tersebut menilai kegiatan ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan pengurus BUMDes dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing desa.

Ia berharap materi dan pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada pemahaman secara teori.

Kepala desa dan pengurus BUMDes diminta segera menerjemahkan hasil pelatihan dalam bentuk program dan kegiatan nyata di desa.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan pemahaman secara teori, tetapi harus ada bentuk aksi nyata di desa dan BUMDes di desa masing-masing,” tegasnya.

Fadli menambahkan, pengelolaan BUMDes yang baik diharapkan dapat membuka ruang usaha baru, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong desa menjadi lebih mandiri dalam mengelola potensi dan sumber daya yang dimilikinya.

TernatePost.id
Editor