TPost – Guncangan hebat gempa bermagnitudo 7,6 yang berpusat di wilayah Sulawesi Utara membawa dampak kerusakan hingga ke Kota Tidore Kepulauan.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 27 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat bencana yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) tersebut.
Menanggapi situasi ini, Polresta Tidore langsung mengambil langkah cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi-lokasi terdampak.
Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, menegaskan bahwa pihaknya kini dalam status siap siaga guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat pasca-bencana.
Sebaran Kerusakan di Berbagai Kecamatan Hasil pendataan sementara di lapangan menunjukkan kerusakan tersebar di empat kecamatan di wilayah Oba.
Berikut adalah rincian rumah warga yang terdampak:
Kecamatan Oba: Menjadi wilayah terdampak paling banyak dengan total 18 rumah, meliputi Desa Koli (9 rumah), Desa Kosa (5 rumah), Desa Bale (3 rumah), dan Kelurahan Payahe (1 rumah).
Kecamatan Oba Utara: Tercatat 5 rumah rusak, tepatnya di Kelurahan Guraping (4 rumah) dan Desa Kusu (1 rumah).
Kecamatan Oba Tengah: Terdapat 3 rumah rusak di Desa Siokona (2 rumah) dan Desa Lola (1 rumah).
Kecamatan Oba Selatan: 1 rumah warga di Desa Maidi dilaporkan mengalami kerusakan.
Selain melakukan pendataan kerusakan, personel kepolisian juga dikerahkan untuk membantu warga yang rumahnya terdampak serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
Patroli rutin terus dilakukan sembari memberikan imbauan kepada warga untuk tidak panik namun tetap waspada.
“Personel kami juga melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan,” ujar Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow pada Jumat (3/4/2026).
Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah Kota Tidore Kepulauan terpantau aman dan terkendali.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan terus memantau perkembangan informasi resmi terkait situasi pasca-gempa.

Tinggalkan Balasan