TPost – Setelah dilakukan pencarian selama 12 hari, Fluris Tayau alias Flory Tayau (90 tahun) seorang lansia asal Desa Bangkit Rahmat, Kecamatan Jailolo Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (19/6/2026).

Jasad korban ditemukan di area perkebunan milik warga setelah sempat dinyatakan hilang sejak Senin (8/6/2026).

Titik terang pencarian bermula saat dua warga, Otniel Pangulili dan Robet Wangka, sedang mengumpulkan kelapa di kebun mereka.

Keduanya mencium bau menyengat yang sangat tajam di sekitar lokasi. Informasi tersebut segera diteruskan kepada kelompok kerja jemaat Imanuel Boso dan warga lainnya yang saat itu sedang beraktivitas.

Warga yang awalnya berkumpul untuk kerja bakti langsung mengubah agenda menjadi aksi pencarian massal menyisir sumber bau tersebut.

Sekitar pukul 07.30 WIT, saksi Risal Pangulili berhasil menemukan jasad korban di area hutan/kebun milik saudara Gafur, yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi awal saksi mencium bau.

Mengingat lamanya waktu hilang dan kondisi cuaca, jasad korban ditemukan dalam keadaan sudah membusuk.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Nenek Flory diketahui sudah mengalami pikun karena faktor usia dan memiliki kebiasaan bepergian keluar rumah tanpa pamit.

Selama masa kehilangan, keluarga bersama warga setempat dan jemaat Imanuel Boso sebenarnya telah berupaya melakukan pencarian mandiri hampir setiap hari di berbagai lokasi.

Pihak keluarga awalnya tidak langsung melaporkan kejadian ini ke polisi karena korban terbiasa pergi dan biasanya berhasil ditemukan atau pulang dengan selamat.

Setelah jasad ditemukan, laporan resmi segera diteruskan ke Polsek Jailolo Selatan.

Kapolsek Jailolo Selatan, Wira Nugraha, S.Tr.K, mengonfirmasi bahwa berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau unsur kriminalitas pada jasad korban.

“Pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau unsur kriminalitas yang ditemukan di lokasi,” ujar Wira Nugraha pada Sabtu (20/6/2026).

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi oleh warga sekitar. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini dengan ikhlas sebagai sebuah musibah dan memutuskan untuk segera memakamkan jenazah korban pada hari ini.

TernatePost.id
Editor