TPost — Pengurus baru Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Ternate mulai tancap gas menyusun sejumlah program strategis setelah pelantikan kepengurusan IDI Wilayah Maluku Utara yang dirangkaikan dengan penyusunan program kerja kepengurusan baru, Minggu (20/9/2026).
Agenda tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar. Kehadiran pemerintah daerah menjadi sinyal pentingnya penguatan kolaborasi antara Pemkot Ternate dan organisasi profesi kedokteran dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Nasri mengatakan, Pemkot Ternate menyambut baik komitmen IDI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan agenda pembangunan kesehatan.
“Pemerintah Kota Ternate menyambut baik komitmen IDI yang ingin terus berjalan beriringan dengan pemerintah. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujar Nasri.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kota Ternate, dr. Muhammad Sagaf Assegaf atau yang akrab disapa dr. Ama, mengatakan kepengurusan baru langsung menyusun program kerja yang dibagi dalam tiga tahapan, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.
Program tersebut dirancang dengan mengintegrasikan visi dan misi organisasi dengan agenda pembangunan kesehatan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian utama IDI Kota Ternate adalah transformasi digital di sektor kesehatan. IDI mendorong penguatan sistem informasi kesehatan untuk mendukung integrasi layanan kesehatan primer hingga layanan rujukan.
“Kami menyusun program kerja ini dengan memadukan visi-misi organisasi dan program pemerintah, baik pusat maupun daerah. Integrasi ini penting agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin optimal,” kata dr. Sagaf.
Tak hanya digitalisasi, IDI Kota Ternate juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor dengan Pemkot Ternate dan kalangan akademisi.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus menyelaraskan program organisasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ternate.
Sebagai langkah awal, IDI berencana menggelar audiensi resmi dengan Wali Kota Ternate untuk membahas berbagai agenda strategis tersebut.
Selain agenda pelayanan kesehatan, IDI juga menaruh perhatian pada persoalan kesejahteraan tenaga medis.
Pengurus baru berencana melakukan kajian terhadap regulasi dan mekanisme imbalan jasa pelayanan yang layak bagi dokter umum maupun dokter spesialis, terutama mereka yang menjalankan tugas di wilayah terpencil.
Hasil kajian tersebut nantinya akan disampaikan kepada Pemkot Ternate sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
Di sisi lain, IDI Kota Ternate juga berharap adanya dukungan pemerintah daerah dalam penguatan kelembagaan organisasi, termasuk fasilitasi penyediaan gedung sekretariat melalui Pemkot Ternate dan Dinas Kesehatan.
Dengan sejumlah agenda tersebut, kepengurusan baru IDI Kota Ternate menempatkan penguatan pelayanan kesehatan, transformasi digital, kolaborasi lintas sektor, kesejahteraan dokter, serta penguatan organisasi sebagai bagian dari prioritas kerja ke depan.

Tinggalkan Balasan