TPost – Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT-KUMKM) Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, yang telah diresmikan sejak Mei 2024 dilaporkan masih minim pemasok.
Guna menghidupkan aktivitas di gedung tersebut, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM) memberikan imbauan terbuka kepada seluruh masyarakat setempat.
Warga yang berdomisili di Kota Tidore Kepulauan diajak untuk segera memasukkan produk unggulan mereka atau melakukan proses produksi secara langsung di gedung PLUT tersebut.
Pengelola PLUT-KUMKM, Ragwan, menegaskan bahwa fasilitas ini merupakan “klinik bisnis” bagi para pelaku UMKM di mana siapa saja bisa menjadi pemasok tanpa harus membawa perlengkapan produksi sendiri.
“Mereka bisa menitipkan produknya dan menghasilkan langsung usaha mereka di sini, mulai dari produksi, pelabelan, hingga pengurusan izin usaha,” ujar Ragwan, Selasa (27/1/2026).
Untuk menunjang kreativitas dan produktivitas warga, gedung ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern berupa lima jenis inkubator, yaitu:
- Inkubator Kriya
- Inkubator Kemasan
- Inkubator Kuliner
- Inkubator Digital
- Inkubator Multimedia
Meskipun fasilitas yang tersedia sudah sangat lengkap, saat ini tercatat baru ada satu pemasok yang bergabung, yaitu produk Sagu Kenari.

Ragwan berharap produk lokal lainnya seperti Kopi Dabe, aneka keripik, dan produk UMKM lainnya dapat segera mengisi etalase PLUT.
Saat ini, fokus pengembangan juga sedang diarahkan kepada pelaku UMKM dan Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk tahun lalu.
Namun, PLUT-KUMKM Tidore masih menghadapi kendala dalam jumlah tenaga konsultan yang membuat pelayanan jadi belum maksimal.
Saat ini kata dia, baru tersedia dua konsultan pendamping (konsultan koperasi dan UMKM), dari total lima konsultan yang seharusnya dipersyaratkan untuk standar pelayanan PLUT tingkat kota.
Dengan adanya ajakan ini, diharapkan potensi ekonomi masyarakat Tidore dapat lebih terintegrasi dan berkembang melalui fasilitas negara yang telah disediakan tersebut.


Tinggalkan Balasan