TPost – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Divisi Khusus Angkutan Barang Halmahera Barat melontarkan kecaman keras terhadap PT Labrosco yang diduga mengabaikan kewajiban pembayaran hak-hak jasa angkutan barang milik ratusan anggotanya.

Hingga saat ini, pihak perusahaan dinilai tidak menunjukkan itikad baik meski pekerjaan pengangkutan telah tuntas sejak tahun 2025 lalu.

Ketua DPC Organda Halbar, Deny Tude, mengungkapkan bahwa total tunggakan pembayaran di wilayah Jailolo saja telah mencapai angka sekitar Rp1 miliar.

Jumlah fantastis tersebut bahkan baru sebagian dari keseluruhan hak para pelaku angkutan yang belum dibayarkan, termasuk mereka yang berada di Kecamatan Ibu.

“Ini bukan angka kecil, ini hak ratusan orang. Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan, hanya alasan pencairan dari Pemda,” ujar Deny dengan nada geram pada Rabu (20/5/2026).

Kekesalan pihak Organda semakin memuncak setelah perwakilan PT Labrosco diketahui mangkir dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di DPRD Halmahera Barat.

Ketidakhadiran tersebut dinilai sebagai bentuk pengabaian nyata terhadap lembaga resmi maupun para pekerja yang terdampak langsung.

“Kami undang untuk klarifikasi, tapi mereka tidak hadir. Lalu kami harus percaya informasi dari siapa?” tegas Deny mempertanyakan transparansi perusahaan.

Upaya persuasif sebenarnya telah dilakukan oleh pihak Organda dengan mendatangi kantor PT Labrosco di Ternate maupun Jailolo sebanyak 4 hingga 5 kali pertemuan.

Namun, rentetan pertemuan tersebut tidak membuahkan kepastian pembayaran yang konkret.

Menyikapi kebuntuan ini, Organda Halbar menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah yang lebih ekstrem.

Aksi besar-besaran disebut menjadi opsi terakhir apabila perusahaan tetap tidak menunjukkan itikad baik untuk melunasi utangnya.

“Kalau tetap tidak diselesaikan, kami akan ambil langkah tegas. Kami akan turun aksi,” ancam Deny.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Labrosco belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut, meskipun upaya konfirmasi terus dilakukan oleh awak media.

TernatePost.id
Editor