TPost – Departemen Mata Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bekerja sama dengan KAGAMA Maluku Utara, dan Pemprov Maluku Utara menggelar bakti sosial (baksos) cangkok kornea pertama di wilayah Indonesia Timur.
Kegiatan yang dipusatkan di RSUD dr. Chasan Boesoirie ini tidak hanya berfokus pada transplantasi kornea (keratoplasti), tetapi juga mencakup operasi katarak massal yang dilaksanakan di Rumah Sakit Tidore.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan rutin Departemen Mata UGM yang sebelumnya telah menjangkau berbagai wilayah seperti Halmahera Barat, Konawe, hingga Kalimantan.
Kolaborasi Internasional dan Tim Ahli
Misi kemanusiaan ini melibatkan tim ahli dari UGM yang terdiri dari sekitar 10 personel, termasuk dokter spesialis kornea.
Istimewanya, baksos kali ini didukung langsung oleh dr. Lloyd Williams, MD.,PhD, dari Duke University, Amerika Serikat, yang membawa sendiri jaringan kornea dari negaranya untuk didonorkan kepada pasien di Maluku Utara.
Antusiasme Masyarakat Melampaui Kuota
Meskipun jumlah jaringan kornea yang tersedia terbatas untuk 18 pasien, antusiasme warga sangat luar biasa. Hingga menjelang pelaksanaan, tercatat hampir 30 orang telah mendaftar untuk mendapatkan tindakan medis ini.
“Besok akan dilakukan screening ulang untuk memastikan kelayakan operasi karena tidak semua pasien bisa langsung menjalani tindakan transplantasi,” ujar dr. Habib HF, spesialis mata dari tim UGM.
Berdasarkan agenda kegiatan:
Senin 3 Agustus 2026: Proses screening final untuk menentukan pasien yang eligible.
Selasa, 4 Agustus 2026: Pelaksanaan operasi cangkok kornea di RSUD dr. Chasan Boesoirie.
4-5 Agustus 2026: Pelaksanaan operasi katarak di Rumah Sakit Tidore.
Keberhasilan kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi peningkatan layanan kesehatan mata, khususnya bagi penderita kebutaan akibat kerusakan kornea di wilayah Indonesia Timur.
Aksi ini menunjukkan kolaborasi nyata antara akademisi, organisasi alumni, pemerintah daerah, dan mitra internasional dalam membawa perubahan nyata bagi masyarakat.



Tinggalkan Balasan