TPost — Permukiman warga di pesisir lingkungan RT 04 RW 01, Kelurahan Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, terancam gelombang pasang air laut setiap musim angin selatan.
Seperti yang terjadi pada, Selasa (7/10/2025) dini hari sampai siang tadi. Gelombang tinggi menghantam pesisir kelurahan setempat, membuat air laut meluap hingga memasuki rumah-rumah warga.
Abdullah Said Ali (45 tahun) warga setempat mengatakan, gelombang tinggi air laut telah melewati talud saat musim angin selatan seperti sekarang ini.
“Tadi malam hujan deras dengan angin setelah itu jadi ombak tinggi sekitar jam 2 malam. Kalau musim angin selatan tetap kena seperti ini,” ucap Abdullah saat ditemui di rumahnya.
Menurut dia, talud di pesisir di antara Pelabuhan Ferry Bastiong dan Pelabuhan Kapal Bastiong ini sudah harus dibangun breakwater atau pemecah ombak.
Sebab, karena tidak adanya breakwater mengakibatkan talud sudah berapa kali rusak dan diperbaiki.
“Kalau boleh pemerintah kota tolong bangun pemecah ombak di sini, seperti beton kotak itu biar ombak tidak sampai naik ke jalan dan rumah warga,” pintanya.

Perlu diketahui, akibat gelombang tinggi air laut melanda pesisir kelurahan setempat membuat satu unit pos jaga rusak parah.
Kemudian, jalan di lingkungan tersebut terpaksa ditutup sementara karena banyak bebatuan berhamburan.


Tinggalkan Balasan