TPost — Musyawarah Daerah (Musda) I Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Simpul Maluku Utara menetapkan Erdian sebagai ketua dan Ikram Salim sebagai sekretaris untuk periode 2025-2028.

Musda perdana yang mengusung tema “Hijaukan Narasi, Jaga Alam dari Korporasi.” itu, berlangsung di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, Sabtu (27/12/2025) malam.

Sebelum menjadi SIEJ daerah, organisasi ini dipimpin oleh Ikram Salim sebagai Koordinator SIEJ Simpul Maluku Utara periode 2023-2025.

Ketua terpilih, Erdian usai musda, menegaskan pentingnya peran media dalam menginformasikan sekaligus mengkampanyekan kesadaran lingkungan, termasuk mendorong advokasi bagi masyarakat lingkar tambang yang terdampak aktivitas industri ekstraktif.

“Ada semangat yang perlu terus didorong. Berkaca pada apa yang terjadi di Sumatera dan Aceh, jurnalis dan media di Maluku Utara memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal isu lingkungan,” kata Erdian.

Ia menambahkan, ke depan tantangan jurnalis di Maluku Utara akan semakin besar seiring masifnya pertambangan dan industri ekstraktif. Namun, sikap diam media justru akan berdampak buruk bagi masa depan daerah.

“Jika jurnalis dan media berdiam diri, lalu bagaimana nasib Maluku Utara ke depan,” ujarnya.

Dijelaskan dengan kepengurusan yang kini bersifat otonom, SIEJ Maluku Utara berkomitmen memperkuat kapasitas jurnalis dan media agar lebih mengedepankan narasi hijau dalam menjaga lingkungan dari kepentingan korporasi.

Foto bersama peserta Musda I SIEJ Maluku Utara.(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Ikram Salim mengajak pengurus baru untuk terus memperluas jejaring dan mengintensifkan kampanye kesadaran isu lingkungan.

“Mari bersama melakukan pembaruan SIEJ ke depan. Saya yakin pengurus memiliki niat yang sama untuk membangun jejaring yang lebih luas,” ujar Ikram.

TernatePost.id
Editor