TPost – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polresta Tidore Kepulauan sukses mengungkap jaringan peredaran narkotika di dua lokasi berbeda, dalam operasi intensif yang dilakukan pada 15 hingga 16 April 2026.

Dalam pengungkapan ini, polisi tidak hanya menangkap pengedar, tetapi juga membongkar keberadaan ladang ganja rumahan yang telah beroperasi selama hampir satu dekade.

Kapolresta Tidore, Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow, mengonfirmasi bahwa operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba AKP Anas Khafi Zamani.

Operasi bermula pada Rabu malam (15/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIT di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara.

Di lokasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial MSFA (30 tahun) yang tertangkap tangan sedang membawa uang sebesar Rp550.000, sisa hasil penjualan 12 paket kecil ganja.

Berdasarkan nyanyian MSFA, petugas melakukan pengembangan ke lokasi kedua di Kelurahan Toloa, Kecamatan Tidore Selatan, pada Kamis dini hari (16/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIT.

Di sana, polisi berhasil meringkus NA (30 tahun), sang pemilik barang, dengan barang bukti ganja seberat 38,72 gram berupa batang, daun, dan biji.

Menanam Ganja Sejak 2017
Fakta mengejutkan terungkap saat interogasi dilakukan terhadap NA.

Pria tersebut mengakui bahwa ia telah menanam ganja secara mandiri sejak tahun 2017 di tiga lokasi kebun berbeda di Kelurahan Toloa.

Modus yang digunakannya adalah dengan menyemai bibit di rumah sebelum dipindahkan ke kebun hingga siap panen.

NA mengaku setidaknya telah memanen sekitar 20 pohon ganja yang hasilnya dijual dan sebagian dikonsumsi sendiri.

Saat ini, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mako Polresta Tidore untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kombes Pol. Ampi Mesias Von Bulow menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap peredaran barang haram tersebut di wilayahnya.

“Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah Kota Tidore Kepulauan. Kami akan terus melakukan penindakan tegas demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

TernatePost.id
Editor