TPost – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus mengupayakan pemulihan dan rekonsiliasi pasca-konflik di wilayah Patani Barat.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kabupaten Halmahera Tengah, Bambang Wedarto Harianto, menyampaikan bahwa saat ini situasi di lokasi tersebut sudah terpantau kondusif.

Menurut Bambang, pimpinan daerah yang terdiri dari bupati, wakil bupati, dan sekretaris daerah saat ini terjun langsung dan berada di Banemo untuk memantau situasi.

Pemerintah daerah tengah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk mengidentifikasi dampak konflik serta melakukan pendataan terhadap para korban dan rumah-rumah yang mengalami kerusakan.

“Besok, atas arahan pak bupati, akan dilaksanakan apel di Desa Sibenpopo. Bupati juga telah menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk menuju ke Patani Barat guna mempercepat upaya pemulihan,” ujar Bambang, Minggu (5/4/2026).

Selain agenda apel, pemerintah daerah bersama masyarakat Sibenpopo dijadwalkan akan melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing atau dampak fisik akibat konflik tersebut.

Bambang juga menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Terkait warga yang sempat mengungsi, Bambang menjelaskan bahwa proses pemulangan pengungsi di Desa Fritu dan Desa Yeke akan mulai dilakukan hari ini hingga beberapa hari ke depan.

Untuk menunjang kebutuhan warga, pemerintah memastikan ketersediaan bantuan dasar.

“Untuk logistik makanan, dalam beberapa hari ke depan kami pastikan masih terjamin dan mencukupi bagi warga terdampak,” pungkasnya.

TernatePost.id
Editor