TPost – Sebanyak 25 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan dijadwalkan akan memulai agenda reses pada Senin, 20 April 2026 besok.

Para wakil rakyat ini akan kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing untuk menjemput langsung aspirasi dan keluhan warga.

Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ade Kama, mengungkapkan bahwa pelaksanaan reses kali ini memiliki tantangan tersendiri karena adanya keterbatasan anggaran.

Kondisi ini memaksa adanya pemangkasan durasi pertemuan langsung dengan masyarakat dibandingkan agenda-agenda sebelumnya.

“Reses sebenarnya tiga hari. Tapi karena anggaran terbatas, satu hari untuk pertemuan dengan masyarakat, sementara dua hari lainnya dimanfaatkan untuk blusukan di lapangan,” jelas Ade Kama.

Meskipun durasi pertemuan formal dipangkas menjadi hanya satu hari, Ade Kama menegaskan bahwa pola ini diharapkan tetap mampu menjaga efektivitas penyerapan aspirasi.

Melalui kombinasi antara dialog formal dan aksi blusukan selama dua hari, para anggota dewan diharapkan dapat melihat langsung kondisi riil di tengah masyarakat.

Nantinya, berbagai kebutuhan, masukan, hingga keluhan yang berhasil dihimpun dari setiap dapil akan dikaji dan diperjuangkan untuk masuk ke dalam perencanaan program kerja Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan di masa mendatang.

TernatePost.id
Editor