TPost – Meski perhelatan pesta demokrasi masih beberapa tahun lagi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, telah tancap gas memulai persiapan.
Langkah ini dibuktikan dengan kunjungan resmi jajaran Bawaslu Halmahera Barat ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Barat untuk memperkuat sinergi pengawasan demokrasi menyongsong Pemilu 2029.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026) ini diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Barat.
Agenda utama pertemuan tersebut adalah konsolidasi demokrasi guna memperkuat koordinasi antarlembaga, khususnya dalam mendeteksi dan mengantisipasi potensi pelanggaran serta kerawanan pemilu sejak dini.
Kordiv HP2H Bawaslu Halmahera Barat, Helni Rosiana Amo, menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial untuk membangun kerja sama yang solid antara pengawas pemilu, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan.
Hal ini dilakukan demi mewujudkan pemilu yang lebih bersih, berkualitas, dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan.
“Tujuannya untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi potensi kerawanan pemilu serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan,” jelas Helni.
Lebih lanjut, Helni mengungkapkan bahwa langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Ketua Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2026 mengenai penguatan konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu.
Strategi yang disiapkan mencakup pemetaan potensi pelanggaran, penguatan sinergi antarlembaga, hingga upaya peningkatan kesadaran hukum bagi masyarakat luas.
Melalui kerja sama yang erat ini, Bawaslu Halmahera Barat optimistis pengawasan Pemilu 2029 akan berjalan lebih efektif.
“Kami berharap, dengan adanya kerja sama ini, pengawasan pemilu di Halmahera Barat dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berintegritas,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan