TPost – Panitia Khusus (Pansus) BLUD RSUD Jailolo dari DPRD Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Rabu (13/5/2026) guna memastikan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Dipimpin oleh Arianto Bubangu, tim menyisir berbagai titik mulai dari loket pendaftaran, ruang manajemen, instalasi farmasi, hingga ruang rawat inap.

Stok Obat Aman, Namun Terkendala Administrasi
Dalam tinjauan tersebut, Pansus menemukan bahwa stok obat di apotek RSUD sebenarnya masih tersedia dan relatif aman.

Namun, ironisnya masih ditemukan pasien yang harus membeli obat di luar rumah sakit. Hal ini ternyata dipicu oleh persoalan administrasi, seperti dokumen BPJS yang tidak lengkap atau pasien yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.

Selain itu, Arianto menyoroti rendahnya pemahaman masyarakat terhadap aplikasi Mobile JKN. Kurangnya sosialisasi menyebabkan penumpukan antrean di loket pendaftaran karena pasien harus dibantu mengunduh dan mendaftar aplikasi di tempat.

“Ini yang menyebabkan waktu tunggu di loket menjadi lama,” ungkap politikus PDIP tersebut.

Fasilitas dan SDM Jadi Catatan Serius
Pansus juga menemukan sejumlah kendala teknis dan infrastruktur yang memerlukan perhatian segera, di antaranya:

Kurangnya Tenaga Medis: Jumlah petugas di loket pendaftaran dan perawat di ruang rawat inap dinilai belum sebanding dengan jumlah pasien.

Infrastruktur Memprihatinkan: Ditemukan kondisi plafon ruangan yang bocor, fasilitas toilet yang kurang layak, hingga minimnya kelengkapan alat kesehatan seperti tabung oksigen.

Fasilitas Medis: Poli spesialis gigi dinilai belum memiliki sarana pemeriksaan yang memadai.

Dorong Penerapan Resep Elektronik
Sebagai solusi jangka panjang, Pansus mengusulkan penerapan sistem resep elektronik. Sistem ini dianggap krusial agar petugas apotek dapat langsung berkoordinasi dengan dokter jika obat tertentu tidak tersedia, terutama untuk alternatif obat bagi pasien BPJS.

Menindaklanjuti temuan ini, Pansus berencana memanggil Direktur RSUD Jailolo, Inspektorat, dan pihak BPJS Kesehatan untuk melakukan pendalaman data, terutama terkait pengelolaan keuangan.

Merespons hal tersebut, Direktur RSUD Jailolo, dr. Novimaryana Drakel, menyatakan bahwa pihak manajemen siap menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan oleh Pansus DPRD setelah hasil resminya disampaikan.

TernatePost.id
Editor