TPost — Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) menunjukkan keseriusan penuh dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan yang terjadi di Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.
Melalui langkah strategis, Polda Malut resmi membentuk Tim Gabungan lintas fungsi yang bekerja secara terpadu dengan mengedepankan pendekatan ilmiah dan profesional.
Tim besar ini melibatkan berbagai unsur elit dan strategis, mulai dari penyidik sebagai ujung tombak, Intelmob, Inafis, hingga Tim Penjejak dan Tim Pemburu dari satuan Brimob.
Tidak hanya mengandalkan personel, operasi ini juga didukung oleh teknologi modern seperti drone untuk memantau wilayah yang sulit dijangkau serta dukungan ahli dari Laboratorium Forensik (Labfor).
Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, menegaskan bahwa pembentukan tim ini bertujuan agar proses pengungkapan berjalan objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Tim ini kami bentuk sebagai kekuatan terpadu agar setiap proses pengungkapan berjalan transparan,” ujar Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W pada Jumat (1/5/2026).
Pendekatan Teknologi dan Sains
Polda Malut tidak main-main dalam menerapkan Scientific Crime Investigation. Tim Inafis dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara presisi, yang kemudian diperkuat dengan analisis DNA oleh Labfor.
Di lapangan, Unit K9 juga diterjunkan untuk membantu pelacakan melalui kemampuan penciuman yang telah teruji.
Selain pengejaran taktis oleh Tim Pemburu Brimob, fungsi Bhabinkamtibmas juga diperkuat untuk menjalin komunikasi dengan warga setempat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Pihak kepolisian juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait kasus ini.
Partisipasi publik dinilai sangat berarti untuk mempercepat proses penegakan hukum yang adil.
Sebagai bentuk transparansi, fungsi Humas Polda Malut berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka dan proporsional kepada publik.
Langkah ini diambil demi menghadirkan penegakan hukum yang tegas dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.


Tinggalkan Balasan