TPost — Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei, Polda Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para pekerja dan buruh, untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Polda menekankan pentingnya menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, menyatakan bahwa May Day adalah momentum krusial bagi para pekerja untuk menyuarakan hak-hak serta harapan mereka.

Namun, ia mengimbau agar proses tersebut dilakukan dengan cara yang santun dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami menghormati setiap aspirasi yang disampaikan oleh saudara-saudara kita para buruh. Silakan menyampaikan pendapat, namun tetap jaga ketertiban, hindari tindakan anarkis, serta tidak merusak fasilitas umum yang merupakan milik bersama,” tegas Kombes Pol. Wahyu, Kamis (30/4/2026).

Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu kericuhan.

Menjaga situasi keamanan adalah tanggung jawab kolektif agar momentum penyampaian aspirasi tidak justru merugikan masyarakat luas akibat rusaknya fasilitas publik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap demokrasi, Polda Maluku Utara berkomitmen untuk memberikan pengamanan yang humanis dan profesional.

Selain melakukan pengamanan, Polri juga membuka ruang dialog bagi semua pihak agar aspirasi para buruh dapat tersampaikan dengan efektif.

Melalui semangat kebersamaan ini, Polda Maluku Utara berharap peringatan May Day tahun ini dapat mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi serta berlangsung dengan aman dan damai di wilayah Maluku Utara.

TernatePost.id
Editor