TPost — Menanggapi bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang pada Kamis (2/4/2026) pagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate langsung menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.
Sebagai bentuk respons cepat, Tim Penanggulangan Bencana yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly, telah tiba dengan selamat di Pulau Batang Dua pada Kamis malam, untuk menyalurkan bantuan logistik kemanusiaan.
Misi ini merupakan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari Dinas Sosial, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, hingga unsur relawan seperti Tagana dan ORARI.
Seluruh bantuan didistribusikan menggunakan kapal milik KSOP Ternate, yang juga mengangkut tenaga medis serta ambulans laut untuk memberikan layanan kesehatan darurat bagi warga terdampak.
Pemerintah membawa bantuan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.
Total logistik yang disalurkan meliputi satu ton beras, 350 paket makanan siap saji, 100 kardus mie instan, 50 rak telur, serta perlengkapan tidur dan terpal.
Selain bahan pokok, Pemkot Ternate juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.
Bantuan spesifik berupa paket perlengkapan bayi, pembalut wanita, hingga popok untuk lansia turut disertakan untuk memastikan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat terpenuhi di masa darurat ini.
Setibanya di Batang Dua, Sekda Rizal Marsaoly bersama tim langsung melakukan peninjauan ke sejumlah titik pengungsian.
Langkah ini dilakukan guna memantau efektivitas distribusi bantuan dan memastikan kondisi lapangan tetap terkendali.
“Kami hadir langsung untuk memastikan kondisi masyarakat Pulau Batang Dua yang terdampak, sekaligus menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan agar penanganan darurat dapat berjalan dengan baik,” tegas Rizal.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus hadir memberikan perlindungan maksimal dengan mengedepankan koordinasi yang tepat sasaran.
Kehadiran tim medis dan bantuan logistik ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama masa tanggap darurat berlangsung.

Tinggalkan Balasan