TPost – Sebanyak 220 pelajar dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara berkumpul di Rioribati, Kabupaten Halmahera Barat, pada Kamis (20/8/2026) untuk mengikuti kegiatan edukasi Literasi dan Inklusi Keuangan.

Acara ini bukan sekadar sosialisasi biasa, melainkan momentum penting yang menandai Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 sekaligus penutupan Bulan Literasi Keuangan 2026.

Kegiatan strategis ini merupakan bagian dari penguatan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui kolaborasi erat bertajuk Lentera Malut, yang melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara.

Kepala OJK Provinsi Maluku Utara, Adi Surahmat, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai langkah konkret untuk membentuk generasi muda yang cakap, bijak, aman, dan inklusif dalam mengelola keuangan mereka.

Untuk membekali para siswa, empat narasumber dari berbagai instansi keuangan hadir memberikan materi yang sangat aplikatif:

Cerdas Finansial dan Waspada Kejahatan Digital: Risman Ibrahim dari OJK Maluku Utara mengajak siswa memahami pentingnya literasi keuangan serta mengingatkan mereka untuk selalu waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital, seperti phishing, social engineering, dan penipuan lewat tautan mencurigakan.

Mengenal Bank Sentral: Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Fadhil Muhammad, menjelaskan peran BI dalam menjaga stabilitas nilai rupiah dan memotivasi para siswa agar berani menggantungkan cita-cita setinggi langit.

APBN untuk Masa Depan: Muhammad Priandi dari Kanwil DJPb mengenalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai “uang negara untuk masa depan kita” yang bermanfaat bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Budaya Menabung Sejak Dini: Rizki Amalia dari BNI Kantor Cabang Ternate memaparkan produk Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sebagai sarana efektif untuk memulai kebiasaan menabung sejak dini.

Empat Pesan Sederhana untuk Masa Depan
Dalam kesempatan tersebut, Kepala OJK Adi Surahmat turut membagikan empat tips praktis yang bisa langsung diterapkan oleh para pelajar dalam kehidupan sehari-hari:

  • Membiasakan diri untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan.
  • Konsisten menabung meskipun dalam jumlah kecil, seperti dua hingga lima ribu rupiah setiap hari.
  • Tidak mudah tergiur oleh tawaran keuntungan besar dalam waktu singkat.
  • Selalu menjaga kerahasiaan data pribadi penting seperti PIN, kata sandi, dan kode OTP.

“Jangan takut bermimpi besar. Mulailah dari kebiasaan kecil, belajarlah mengelola uang sejak sekarang, menabunglah untuk cita-cita, dan jadilah generasi yang cerdas secara finansial, karena pelajar hari ini adalah pemimpin Maluku Utara di masa depan,” pesan Adi di hadapan seluruh siswa yang hadir.

Aksi Nyata dan Komitmen Berkelanjutan
Sebagai bentuk implementasi langsung dari materi yang didapatkan, para siswa langsung difasilitasi untuk membuka rekening tabungan pelajar secara nyata dengan dukungan penuh dari Bank BNI.

Langkah edukasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang OJK Maluku Utara.

Tercatat sejak Januari 2026, OJK telah melaksanakan lebih dari 31 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau seluruh 10 kabupaten/kota di Maluku Utara, termasuk wilayah kepulauan terluar yang memerlukan perjalanan laut hingga berjam-jam.

Sinergi kuat antara OJK, pemerintah daerah, BI, DJPb, perbankan, dan pihak sekolah diharapkan dapat terus terjalin erat demi mewujudkan masyarakat Maluku Utara yang semakin cerdas dan aman dalam menggunakan layanan keuangan.

TernatePost.id
Editor