TPost – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri 2026, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, melalui Dinas Ketahanan Pangan memberikan jaminan bahwa stok bahan pangan bagi masyarakat dalam kondisi mencukupi.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tidore Kepulauan, Yakub Maradjabessy, yang menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mendukung ketersediaan pangan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi secara menyeluruh.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, pemerintah telah melakukan koordinasi lintas sektor, mulai dari Bulog untuk penyediaan beras SPHIP, hingga bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perindagkop melalui TPID, serta Dinas Perhubungan.

Kelancaran distribusi pangan di Tidore didukung oleh dua jalur pasokan utama, yaitu dari Tidore dan Ternate, serta diperkuat oleh kehadiran tol laut dan kapal peti kemas yang sangat membantu mobilitas barang.

Yakub menjelaskan bahwa strategi penyiapan pangan di Kota Tidore terbagi dalam tiga porsi utama: produksi lokal, impor, dan cadangan pangan.

Saat ini, stok komoditas penting di Bulog seperti beras, minyak goreng, dan gula dipastikan sangat cukup untuk menyokong kebutuhan di wilayah Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore.

“Kami pastikan stok ketersediaan pangan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Kota Tidore Kepulauan,” tegas Yakub, Selasa (27/1/2026).

Sebagai langkah antisipasi jika terjadi gejolak pasar, kata dia, pemerintah juga telah menyiapkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang siap diintervensi apabila terjadi kelangkaan.

Dengan adanya jaminan stok tersebut, Yakub mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tetap tenang dan tidak perlu merasa khawatir atau panik dalam menghadapi bulan Ramadan maupun Idul Fitri.

TernatePost.id
Editor