TPost – Proses panjang penjaringan talenta sepak bola di Kota Tidore Kepulauan akhirnya membuahkan hasil.

Tim Persikota Tidore resmi terbentuk pada Jumat (17/4/2026) dan siap bertarung dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Halmahera Utara.

Pembentukan tim ini merupakan hasil dari seleksi ketat yang dilakukan di tiga zona berbeda, mencakup wilayah Pulau Tidore dan daratan Oba.

Skema seleksi di berbagai zona ini sengaja diterapkan untuk memastikan adanya pemerataan pembinaan sepak bola di seluruh wilayah Tidore Kepulauan.

Pelatih kepala Persikota Tidore, Mukhlis Ohoirat, yang akrab disapa Ulis, menegaskan bahwa seluruh pemain yang terpilih merupakan hasil murni dari kerja keras dan kemampuan mereka di lapangan.

Ia menjamin bahwa tidak ada intervensi dari pihak manapun dalam penentuan skuad final ini.

“Semua pilihan pelatih sesuai kebutuhan tim. Ini adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi saya,” ujar pelatih berlisensi A tersebut.

Data dari proses seleksi menunjukkan antusiasme yang tinggi, di mana zona Tidore diikuti oleh 34 pemain, sementara zona Oba menjaring sekitar 62 pemain.

Ketua Askot PSSI Tidore, Ardiansyah Fauji, menyatakan bahwa talenta-talenta muda ini bukan sekadar untuk kebutuhan jangka pendek, melainkan menjadi aset berharga bagi masa depan sepak bola Tidore dalam 5 hingga 10 tahun ke depan.

Menghadapi Porprov Halut mendatang, Askot PSSI Tidore telah menetapkan target juara bagi tim Persikota. Menanggapi target tersebut, Ulis memilih untuk tetap rendah hati dan realistis.

“Saya akan berusaha mencapai target itu. Tapi saya hanya manusia biasa, saya mohon doa dan dukungannya,” ungkapnya.

Ardiansyah Fauji juga menambahkan rasa bangga dan harunya atas terbentuknya tim ini, mengingat banyaknya tantangan dan kesulitan yang dihadapi sejak awal proses.

Ia berharap kerja keras seluruh pihak dapat menjadi fondasi kuat untuk melahirkan tim yang berprestasi secara berkelanjutan di masa depan.

TernatePost.id
Editor