TPost – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara secara resmi membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 yang mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri, Lestarikan Budaya, Tingkatkan Pelayanan”.

Acara pembukaan yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 di Lapangan UMKM Milenial, Labuha ini menjadi simbol kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara.

Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, yang membuka langsung rangkaian kegiatan tersebut, menegaskan bahwa dalam usia 23 tahun, daerah ini telah menunjukkan perkembangan signifikan di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pertumbuhan ekonomi.

Namun, ia juga mengingatkan adanya tantangan seperti konektivitas antar pulau dan peningkatan daya saing daerah yang harus diselesaikan bersama demi kemajuan “Bumi Saruma”.

Rangkaian Acara Menarik dan Layanan Publik
Perayaan yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 9 hingga 16 Juni 2026 ini menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, antara lain:

  • Mall Pelayanan Publik, Job Fair, dan Layanan Kesehatan Gratis.
  • Parade Budaya, Kuliner, dan Pameran UMKM.
  • Simposium Nasional ISEI.
  • Hiburan Rakyat: Penampilan Band Jamrud pada 14 Juni dan ditutup dengan Tabligh Akbar menyambut 1 Muharram pada 16 Juni.

Fokus pada UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi yang Fantastis
Sektor ekonomi menjadi sorotan utama dalam perayaan tahun ini. Berdasarkan data yang disampaikan, Halmahera Selatan merupakan kontributor UMKM terbesar di Maluku Utara dengan sekitar 48 ribu pelaku usaha, atau hampir seperempat dari total UMKM di provinsi tersebut.

Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Handi Susila, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung produktivitas UMKM lokal melalui berbagai program seperti Sertifikasi Halal Gratis (GEMA SEHATI) dan program SERUMBI (Kurasi Wirausaha Unggulan BI).

Hal ini sejalan dengan capaian luar biasa di mana pertumbuhan ekonomi Kabupaten Halmahera Selatan pada tahun 2025 mencapai 37,33 persen, angka yang melampaui rata-rata nasional maupun provinsi.

Melalui momentum HUT ini, pemerintah daerah dan Bank Indonesia juga merencanakan penguatan ekonomi syariah dengan mengusulkan Halmahera Selatan sebagai Kota Wakaf serta pengembangan sektor agromaritim berbasis kewilayahan.

Sekretaris Daerah, Abdillah Kamarullah, berharap perayaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita tidak boleh lelah dan tidak boleh terpecah dalam semangat membangun Halmahera Selatan,” pungkas Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin dalam arahannya.

TernatePost.id
Editor