TPost — Seorang warga Desa Wai Ina, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, dilaporkan hilang setelah pergi mengambil rotan di kebun miliknya sejak Rabu, 28 Januari 2026.
Hingga Kamis malam (29/1/2026), upaya pencarian intensif yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil.
Peristiwa ini bermula ketika korban, yang diketahui bernama Hamanur Fokatea (61 tahun), meninggalkan rumahnya menuju hutan di sekitar desa pada pukul 12.00 WIT.
Berdasarkan kronologi dari pihak keluarga, beberapa warga setempat sebenarnya sempat melihat korban di area hutan dan telah mengimbau korban untuk segera kembali ke rumah.
Namun, hingga menjelang malam, pria paruh baya tersebut tidak kunjung pulang, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan warga desa.
Merespons laporan tersebut, Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan bahwa pihaknya melalui Unit Siaga SAR (USS) Sanana segera bertindak setelah berkoordinasi dengan BPBD Sula.
“Tim Rescue USS Sanana dikerahkan menuju lokasi menggunakan rescue car dan motor trail KLX untuk mempercepat proses koordinasi dan penyisiran di area perkebunan serta hutan,” kata Iwan.
Upaya pencarian ini merupakan operasi gabungan yang melibatkan berbagai unsur, di antaranya, Tim USS Sanana, Satpolair Res Sula dan Polsek Kabau, Bhabinkamtibnas dan Kepala Desa Wai Ina, masyarakat Desa Wai Ina, Desa Kabau, serta pihak keluarga korban.
Meskipun penyisiran telah dilakukan secara maksimal sejak laporan diterima, operasi SAR hari pertama terpaksa dihentikan sementara saat memasuki malam hari.
Pencarian rencananya akan kembali dilanjutkan pada hari kedua, Jumat besok, dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.


Tinggalkan Balasan