TPost — Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh Tim SAR Gabungan di perairan Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Seorang nelayan bernama Alan Marasaoli (53 tahun) dilaporkan hilang secara misterius setelah perahu miliknya ditemukan terdampar tanpa awak.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, 28 Juni 2026. Sekitar pukul 07.00 WIT, Alan berangkat melaut di perairan sekitar Desa Koititi.
Menurut keterangan rekan-rekannya, Alan sempat bertemu dengan nelayan lain dan beristirahat serta makan bersama di sebuah rumpon.
Pada pukul 11.30 WIT, ia terlihat kembali melanjutkan aktivitas melautnya, namun hingga malam hari, Alan tak kunjung kembali ke rumah.
Kekhawatiran keluarga memuncak pada keesokan harinya, Senin, 29 Juni 2026. Warga dan keluarga yang melakukan upaya pencarian mandiri menemukan titik terang, perahu milik Alan ditemukan terdampar, namun keberadaan pria tersebut tidak diketahui.
Kejadian ini pun segera dilaporkan oleh Kepala Desa Koititi kepada Basarnas untuk meminta bantuan pencarian.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga Ferdinando Jofandri, mengonfirmasi bahwa Unit Siaga SAR Halmahera Selatan telah dikerahkan menuju lokasi duga koordinat LKP di 0°21’9.72″S / 127°47’20.93″E.
“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban,” ungkap Ferdinando, Selasa (30/6/2026).
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Rescue USS Halsel, Polairud Bacan, TNI-AL Bacan, serta masyarakat setempat.
Berdasarkan data identitas, Alan Marasaoli saat berangkat melaut mengenakan kaos berwarna merah tua.
Perahu (longboat) miliknya memiliki ciri khas warna biru muda pada bagian atas dan merah di bagian bawah.
Hingga berita ini diturunkan, tim di lapangan masih menyisir area perairan guna menemukan titik terang terkait keberadaan korban.



Tinggalkan Balasan