TPost — Pria asal Kudus, Jawa Tengah, bernama Suprianto (43 tahun) resmi dinyatakan hilang di laut, karena melompat dari kapal KM Permata Bunda, Senin (8/12/2025) lalu.
Korban yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) itu nekat melompat saat kapal melewati perairan antara Pulau Maitara dengan Kota Ternate, Maluku Utara.
“Upaya pencarian terhadap korban sudah dilakukan selama tujuh hari, dengan melakukan pencarian di perairan antara Maitara dan Ternate hingga perairan Tidore, serta perairan Moti Makian, namun korban tidak ditemukan,” kata Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani, Minggu (14/12/2025).
Menurut Iwan, Basarnas Ternate akhirnya menutup operasi SAR terhadap korban, setelah pencarian oleh tim SAR Gabungan hingga hari ke tujuh tidak membuahkan hasil.
“Sesuai SOP Basarnas maka operasi SAR kami tutup dan korban dinyatakan hilang, serta telah berkoordinasi dengan pihak terkait maupun keluarga korban,” ucapnya.
Meski ditutup, kata dia, tidak menutup kemungkinan operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Pihaknya pun mengimbau kepada siapa saja yang melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke pihak SAR.
“Walaupun pencarian sudah ditutup namun Basarnas tetap melakukan pemantauan dengan menyampaikan informasi kepada nelayan dan kapal-kapal serta instansi terkait yang melakukan aktivitas di LKP,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan situasi dan kondisi saat melakukan aktivitas penyeberangan di laut.
Mengingat saat ini cuaca di Maluku Utara yang kurang kondusif, karena curah hujan tinggi disertai angin kencang dan gelombang air laut tinggi.
“Apalagi mengalami kondisi darurat kiranya segera menghubungi Basarnas di emergency call 115 dengan layanan gratis maupun nomor kontak WhatsApp com Center Kansar Ternate 0813 5251 8454,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan