TPost – Basarnas Ternate, Maluku Utara, tengah melakukan operasi pencarian intensif terhadap dua warga asal Gane Timur yang dilaporkan hilang kontak di perairan Desa Kuwo, Kabupaten Halmahera Selatan.

Kejadian yang membahayakan jiwa manusia ini bermula saat korban melakukan perjalanan menggunakan perahu katinting pada Rabu, 21 Januari 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima dari warga peristiwa ini bermula ketika empat warga Desa Kuwo menyeberang dari Desa Widi menuju Desa Kuwo menggunakan dua unit perahu katinting.

Sekitar pukul 13.30 WIT, salah satu perahu yang membawa dua korban memutuskan untuk berputar balik karena ada barang yang jatuh ke laut.

Sementara itu, perahu rekan mereka lainnya tetap melanjutkan perjalanan ke Desa Kuwo, namun hingga waktu yang ditentukan, perahu korban tak kunjung tiba.

Rekan korban dan masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian di sepanjang jalur penyeberangan sejak hari kejadian, namun tidak menemukan keberadaan perahu maupun korban.

Karena pencarian mandiri selama tiga hari tidak membuahkan hasil, pihak Pemerintah Desa Kuwo akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas pada 24 Januari 2026 untuk meminta bantuan pencarian dan evakuasi.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian pada Sabtu pagi pukul 06.20 WIT.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Tim Rescue Kansar Ternate, BPBD Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Desa Kuwo, serta masyarakat setempat.

Identitas kedua korban yang dinyatakan hilang adalah:
1. Set Popoko (58 tahun), beralamat di Gane Timur.
2. Festus Ramuda (44 tahun), beralamat di Gane Timur.

Hingga saat ini, tim gabungan masih terus menyisir area perairan Desa Kuwo dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan.

Perkembangan lebih lanjut mengenai operasi SAR ini akan diinformasikan kemudian oleh pihak berwenang.

TernatePost.id
Editor