TPost – Perum Bulog Kantor Cabang Ternate melakukan langkah proaktif dengan menyalurkan bantuan pangan beras secara perdana kepada masyarakat.

Penyaluran ini dilakukan langsung di Gudang Bulog Ternate pada Kamis (13/8/2026).

Pimpinan Cabang Bulog Ternate, Jefry Tanasy, menyatakan bahwa meskipun fenomena El Nino telah menyebabkan kekeringan dan kemarau panjang dalam satu hingga dua bulan terakhir, masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pangan.

Menurutnya, cadangan beras pemerintah saat ini berada pada posisi yang sangat kuat untuk mengantisipasi gejolak harga maupun risiko krisis pangan.

“Stok nasional cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog mencapai 5,2 juta ton hingga 5,3 juta ton. Ini merupakan stok cadangan beras terbesar sepanjang sejarah,” ujar Jefry di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.

Stok yang melimpah ini diprediksi mampu mencukupi kebutuhan nasional hingga tahun depan.

Penyaluran Bantuan Pangan di Ternate
Hari ini menandai penyaluran perdana bantuan pangan untuk wilayah Kota Ternate, khususnya di Ternate Tengah yang mencakup enam kelurahan.

Jefry menjelaskan bahwa setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan (Juli hingga September).

Data Bulog mencatat terdapat 12.511 penerima bantuan di Kota Ternate, sementara untuk lingkup Provinsi Maluku Utara secara keseluruhan mencapai 131.000 penerima.

“Setelah Ternate, dalam waktu dekat kami juga akan bergeser untuk melakukan penyaluran ke kabupaten-kabupaten lain di Maluku Utara,” tambah Jefry.

Untuk wilayah operasional Ternate sendiri, saat ini tersedia stok sebanyak 3.500 ton beras, dengan rincian 2.500 ton di gudang Ternate dan 1.000 ton di Tobelo.

Jefry memastikan ketahanan stok akan terus terjaga karena ada tambahan 3.000 ton lagi yang sedang dalam perjalanan.

Dengan total kapasitas gudang mencapai 9.000 ton di Ternate, stok yang ada saat ini diperkirakan aman untuk memenuhi kebutuhan hingga 3 sampai 4 bulan ke depan.

Selain beras, Bulog Ternate juga melaporkan ketersediaan komoditas pangan lainnya untuk menjaga stabilitas harga di pasar, di antaranya: Minyak Goreng: Tersedia sebanyak 275.000 liter, Gula Pasir: Tersedia sebanyak 18 ton.

Langkah intervensi melalui bantuan pangan cuma-cuma ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah ancaman kemarau panjang, sekaligus menjadi instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

TernatePost.id
Editor