TPost – Suasana haru menyelimuti halaman kantor Polsek Kecamatan Ibu, saat warga dari Desa Bataka dan Desa Tuguis saling berpelukan dan memaafkan dalam sebuah Deklarasi Damai yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat pada Selasa (11/8/2026).

Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, dengan tujuan mengembalikan harmoni dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Ketegangan yang sempat terjadi dipicu oleh insiden pada turnamen sepak bola di Desa Tuguis Soa Sangaji beberapa pekan lalu, yang mengakibatkan puluhan korban luka dan kerusakan sepeda motor milik warga Desa Bataka.

Sebagai langkah nyata untuk meredam gejolak, Bupati James menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan atau santunan kepada para korban serta menanggung biaya kerusakan kendaraan tersebut.

“Tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah daerah itu telah disetujui, tidak ada masalah,” ungkap Bupati James.

Namun, ia menekankan bahwa akan dilakukan proses verifikasi terlebih dahulu untuk memastikan bantuan diberikan secara adil sesuai tingkat kerusakan atau luka yang dialami, baik kategori berat maupun ringan.

Dalam prosesi tersebut, perwakilan tokoh pemuda dari Desa Tuguis membacakan Ikrar Damai yang diikuti oleh perwakilan dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tabaru, Ibu, dan Ibu Utara.

Setelah pembacaan ikrar, warga dari kedua desa yang sebelumnya berselisih saling bersalaman dan memaafkan satu sama lain.

Bupati James juga meminta agar aksi pemalangan jalan tidak lagi dilakukan demi kepentingan hajat hidup orang banyak dan kelancaran aktivitas wilayah.

Ia menegaskan bahwa situasi yang kondusif adalah kunci utama bagi kemakmuran suatu daerah.

“Kita semua berkepentingan agar daerah ini aman, jadi setelah ini tidak ada lagi gejolak-gejolak,” pintanya.

Pertemuan deklarasi damai ini juga melibatkan pihak TNI dan Polri sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan Halmahera Barat yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

TernatePost.id
Editor