TPost – Dugaan penggunaan senjata api yang sempat menggegerkan warga di lingkungan Tobenga, Kelurahan Kasturian, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara pada Jumat (25/9/2026) malam akhirnya terkuak.

Benda yang disangka senjata api oleh anak-anak setempat dipastikan hanya merupakan senjata mainan.

Kasi Humas Polres Ternate IPTU Ekan Mukadar, mewakili Kapolsek Ternate Utara AKP Rusli Hanafi, menjelaskan bahwa personel piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Ternate Utara bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 23.00 WIT.

“Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi di lokasi, benda yang sempat disangka sebagai senjata api tersebut diketahui merupakan senjata mainan,” tegas IPTU Ekan pada siaran pers, Sabtu (26/9/2026).

Bermula dari Teguran di Kandang Ayam

Pria yang membawa senjata mainan tersebut diketahui berinisial WL (38 tahun), seorang wiraswasta yang berdomisili di RT 08/RW 04 Kelurahan Kasturian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian di lapangan, peristiwa berawal saat WL mendengar suara keributan di sekitar rumahnya pada Jumat malam.

WL kemudian keluar untuk mengecek sumber suara dan menemukan tiga orang anak warga sekitar berada di belakang rumahnya, tepatnya di area kandang ayam.

WL lantas menegur ketiga anak tersebut sambil menggunakan senjata mainan. Namun, anak-anak itu menyangka benda tersebut sebagai senjata api asli, yang kemudian memicu kesalahpahaman dan kegaduhan di lingkungan sekitar.

Berakhir Damai Secara Kekeluargaan

Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, petugas SPKT Polsek Ternate Utara meminta WL memberikan klarifikasi secara terbuka di hadapan warga sekitar untuk meluruskan kesalahpahaman.

Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, warga dan WL sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Sekitar pukul 23.30 WIT, kondisi di lingkungan Tobenga dipastikan kembali aman dan kondusif, serta kedua belah pihak sepakat berdamai.

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah menyimpulkan maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya, terkhusus informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.

Warga juga diajak untuk selalu melapor ke polisi jika ada potensi gangguan keamanan agar dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terukur.

TernatePost.id
Editor