TPost — Setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan karena berkarat, kubah utama Masjid Agung Al Munawwar Kota Ternate, Maluku Utara, akhirnya mulai direnovasi para pekerja konstruksi.
Ketua BTM Masjid Agung Al Munawwar, Bahtiar Teng mengatakan, renovasi yang menelan anggaran kurang lebih Rp 1 miliar, ini dibijaki oleh Wali Kota Ternate Dr. H. M Tauhid Soleman.
“Tahun ini torang (kami) dapat bantuan untuk renovasi kubah utama itu, kan sudah bocor. Anggarannya satu miliar dari pemda kota, pak wali bantu,” kata Bahtiar, Rabu (1/10/2025).
Ia menyebutkan, karena kubah utama rusak dan telah bocor, mengakibatkan air hujan bisa merembes masuk ke dalam masjid. Hal itu pun langsung dia adukannya ke wali kota.
“Mungkin karena pak wali lihat itu saya mengeluh itu karena sudah bocor ke mana-mana,” ucapnya.
Menurutnya, meskipun nanti renovasi kubah utama selesai, masih ada lagi sisi lain bangunan masjid ini yang harus direnovasi. Terutama pada dua menara masjid bagian barat.
Dua dari empat menara masjid yang tersisa itu, katanya, sangat membutuhkan perawatan segera. Sebab, batu granit yang melapisi menara mulai terlepas dan sangat rawan membahayakan orang yang berada di bawahnya.
“Menara dua itu yang saya sedang berfikir, karena harus buka dia punya granit-granit. Itu kalau (granit) jatuh ke bawah bage (hantam) orang mati,” cetus Bahtiar.
Ia berencana, kedepannya bila mendapat bantuan untuk renovasi dua menara barat, juga sisi selatan dan utara masjid, maka seluruh granitnya akan dilepas supaya menyesuaikan motif yang sudah diubah pada sisi barat bangunan masjid.
Cara itu baginya lebih baik juga aman. Apalagi bahan granit yang sama kini sudah sulit didapatkan.
Ia mengaku, untuk bisa merenovasi keseluruhan bangunan masjid yang diresmikan tanggal sejak 16 Agustus 2010 ini, membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sementara tabungan masjid hanya bisa membayar operasional rutin sekitar Rp 60 juta setiap bulan.
Itu sebabnya, dia selaku ketua BTM harus selalu berusaha mencari cara untuk bisa memperoleh bantuan. Di antaranya dengan mengajukan proposal kemana-mana.
Salah satu proposal renovasi sisi utara dan selatan masjid, kata dia, telah mendapat respon positif dari bos klub sepak bola Malut United, David Glen.
“Dia (David Glen) sudah mengaku, kira-kira, dekat-dekat lebaran hari raya dia sudah suruh orang kerjakan. Itu dia makan anggaran kurang lebih Rp 500 juta,” akunya.
Sementara untuk dua menara di bagian timur masjid yang telah runtuh, dia mengaku menjadi fokus tetapi akan dicoba pengajuan proposalnya ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara.


Tinggalkan Balasan