TPost – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Tidore Kepulauan, Marsaid Idris, menegaskan bahwa proyek pengerjaan timbunan Terminal Tipe C Payahe telah selesai dilaksanakan sesuai dengan kontrak yang telah ditentukan.

Proyek strategis ini mencakup dua item pekerjaan utama, yaitu penimbunan lahan dan pembangunan area parkir.

Dalam keterangannya pada Kamis, 22 April 2026, Marsaid menjelaskan bahwa seluruh proses pengerjaan proyek tersebut mendapatkan pengawasan langsung dari Kejaksaan dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Maluku Utara.

Saat ini, pihak Dinas Perhubungan tengah menunggu hasil audit resmi dari BPK.

“Pekerjaan sudah selesai dan sudah diaudit BPK, kami menunggu hasilnya. Sampai hari ini belum ada informasi kami dipanggil terkait dengan pekerjaan itu,” ungkap Marsaid.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah turun langsung ke lokasi untuk memastikan ketebalan timbunan telah sesuai dengan petunjuk teknis yang ada.

Untuk menjamin mutu bangunan, pihak dinas menggunakan uji laboratorium dari Universitas Khairun (Unkhair) atau Universitas Muhammadiyah guna memverifikasi ketebalan tanah, kualitas beton, serta tingkat kepadatan tanah.

Meskipun pengerjaan fisik terminal secara keseluruhan saat ini masih di bawah 50 persen, pemerintah fokus untuk merampungkan sisa pekerjaan timbunan pada tahun 2026.

Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan telah membebaskan lahan yang digunakan untuk pembangunan ini.

Proyek dilakukan secara bertahap dengan rincian anggaran sebagai berikut:

Tahun 2024: Rp700 juta (timbunan tahap pertama).
Tahun 2025: Rp3,1 miliar (timbunan tahap kedua).
Tahun 2026: Rp3,8 miliar (timbunan tahap ketiga/penuntasan).

Setelah pekerjaan timbunan rampung sepenuhnya di tahun 2026, fokus selanjutnya adalah pembangunan fisik gedung terminal serta pengerasan area parkir yang seluruhnya direncanakan menggunakan beton.

TernatePost.id
Editor