TPost — Fakultas Hukum Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Maluku Utara, berencana akan membuka Program Program Studi Magister Kenotariatan (MKn).
Dalam rangka itu, Dekan Hukum Unkhair Jamal H. Arsad, SH., MH, melakukan audiensi bersama Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Pada audensi kesiapan pembukaan Prodi Magister Kenotariatan, Dekan didampingi Wakil Dekan Hukum Dr. Amriyanto, S.H., M.H., dan diterima Dirjen AHU Henry Sulaiman, S.H., M.E, beserta Direktur Perdata Dirjen AHU.
Ini juga merupakan tindak lanjut arahan Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, S.H., M.H, yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja ke Maluku Utara.
Menteri Hukum menyoroti pentingnya pengembangan pendidikan tinggi hukum di wilayah timur Indonesia, termasuk potensi besar yang dimiliki Fakultas Hukum Unkhair, sebagai salah satu perguruan tinggi hukum terkemuka di kawasan tersebut.
Jamal usai pertemuan menjelaskan, Fakultas Hukum Unkhair saat ini memiliki lebih dari 2.000 mahasiswa program sarjana (S1), didukung oleh infrastruktur serta sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, serta telah memperoleh akreditasi unggul dari lembaga akreditasi nasional.
Menurutnya, pembukaan Program Magister Kenotariatan di Unkhair merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mendesak akan tenaga profesional kenotariatan di wilayah Maluku Utara dan kawasan timur Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk menyiapkan segala aspek akademik dan administratif sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Pada pertemuan tersebut, tim Fakultas Hukum Unkhair berdiskusi secara teknis dengan Bidang Perdata Dirjen AHU, terkait tahapan dan persyaratan pembukaan Program Magister Kenotariatan.
Pertemuan ini kata dia, akan menjadi landasan awal menuju proses pengajuan izin operasional dan pelaksanaan program magister yang direncanakan.
Adanya dukungan dari Kementerian Hukum membuat Fakultas Hukum Unkhair makin optimis bahwa pembukaan Program Studi Magister Kenotariatan akan semakin memperkuat peran Unkhair sebagai pusat pengembangan ilmu hukum di kawasan timur Indonesia.


Tinggalkan Balasan