TPost – Pemandangan tak sedap dan aroma menyengat kini menghantui warga Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.
Tumpukan sampah plastik yang dibungkus karung dan kresek tampak berserakan hingga ke badan jalan, tepatnya di area yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah SMA Negeri 7 Halmahera Selatan.
Kondisi memprihatinkan ini terpantau pada Kamis (2/4/2026), di mana volume sampah terlihat terus mengalami penimbunan.
Tak hanya merusak estetika lingkungan sekolah, tumpukan limbah rumah tangga ini juga mulai mengganggu arus lalu lintas.
Sampah-sampah yang berhamburan hampir ke tengah jalan membuat kendaraan yang melintas menjadi terhambat.
Upaya warga setempat untuk mengatasi masalah ini secara mandiri tampaknya menemui jalan buntu. Meskipun warga sempat mencoba membakar tumpukan tersebut, volume sampah justru terus bertambah dan tidak kunjung berkurang.
Ani (56 tahun), salah seorang warga, menyatakan penyesalannya atas sikap oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa pihak warga telah berupaya memberikan imbauan, namun tetap diabaikan.
“Padahal sudah ditulis peringatan jangan buang sampah di sini, tapi mereka masih buang saja,” keluh Ani dengan nada kecewa.
Hingga saat ini, tumpukan sampah tersebut masih menjadi persoalan serius bagi warga dan civitas akademika di SMA Negeri 7 Halmahera Selatan karena lokasinya yang sangat berdekatan dengan tempat menuntut ilmu.

Tinggalkan Balasan