TPost — Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh pemerintah daerah di Indonesia untuk membenahi kota agar bersih dan bebas dari sampah.

Langkah konkret ini diawali dengan pertemuan strategis antara jajaran Pemkot Ternate dan seluruh satuan tugas (satgas) sampah di Benteng Oranje pada Rabu (11/2/2026).

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, menegaskan bahwa arahan Presiden merupakan pengingat penting bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi ditangani secara parsial, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama lintas sektor, termasuk TNI dan Polri.

Fokus utama pembersihan akan menyasar area wisata, fasilitas umum, serta fasilitas sosial agar benar-benar bebas dari sampah.

Sebagai bentuk aksi nyata, Wali Kota mencanangkan gerakan rutin bertajuk ‘Sigofi Gam’ yang akan dilaksanakan mulai Kamis (12/2/2026) dan seterusnya.

Gerakan ini dianggap krusial, terutama karena Kota Ternate akan memasuki bulan suci Ramadan, di mana aktivitas masyarakat dan produktivitas sampah biasanya mengalami peningkatan signifikan.

“Kami berharap satgas sampah bekerja lebih maksimal, sehingga Kota Ternate menjadi kota yang nyaman dan bersih dari sampah,” ujar Tauhid.

Selain mengerahkan tenaga, Wali Kota juga memberikan perhatian pada aspek infrastruktur dan kesejahteraan pekerja di lapangan.

Ia menginstruksikan para camat dan lurah untuk mendata ulang kondisi armada pengangkut sampah (Viar) agar segera dilakukan perbaikan jika terdapat kerusakan.

Lebih lanjut, Pemkot Ternate berkomitmen untuk memperbaiki sarana pendukung bagi para buruh sampah, seperti akses jalan, penerangan lampu jalan, serta ketersediaan air bersih, khususnya di area trans depo.

Sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan satgas kelurahan diharapkan menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga estetika dan kebersihan Kota Ternate ke depan.

TernatePost.id
Editor