TPost — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, memastikan stok bahan pokok (Bapok) di pasar-pasar menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 tetap aman terkendali.

Hal ini diungkap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tidore Kepulauan yang dikoordinir oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husain saat melakukan sidak di Pasar Rakyat Galala, Kecamatan Oba Utara, Rabu (17/12/2025).

Taher mengatakan, dalam rangka menyambut hari besar keagamaan umat kristiani maka TPID Kota Tidore Kepulauan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok pangan di pasar Galala untuk dia pekan kedepan.

“Berdasarkan pemantauan harga, ada beberapa komoditas yang berpotensi di dua minggu kedepan terjadi kenaikan,” kata Taher.

Ia menyebutkan, bapok yang mengalami kenaikan seperti telur ayam dan cabai rawit. Sementara untuk beras turun dengan rata-rata Rp15.000/sak, baik yang medium maupun premium.

“Tetapi untuk pasar rakyat Galala yang terpantau hari ini, Alhamdulillah secara umum bisa terkendali,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, untuk harga daging ayam masih stabil dan hingga dua pekan kedepan stoknya pun masih aman. Sebaliknya, stok telur ayam kemungkinan akan habis dua pekan kedepan.

Untuk menjawab kemungkinan kekosongan stok telur ayam, maka TPID Tidore sudah berkoordinasi dengan beberapa pedagang yang telah siap berupaya agar stok bisa tersedia kembali.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Selvia M. Nur mengatakan, setelah melakukan pemantauan ini, TPID Tidore juga menganjurkan kepada para mitra pengusaha atau pedagang khususnya Bapok agar dapat memanfaatkan tol laut dengan harga subsidi pemerintah.

Lewat tol laut yang akan melayani rute Tidore, diharapkan harga yang terjual kembali oleh pedagang dapat lebih terjangkau di masyarakat.

Ia pun menjelaskan beberapa komoditas bapok yang memiliki harga stabil di pasaran. Seperti cabai keriting dan bawang putih.

Sementara cabai rawit mengalami kenaikan yang bervariasi mulai dari Rp70.000 hingga Rp90.000/kilogram akibat mengalami pengurangan dari daerah pemasok.

Selvia menambahkan, untuk cabai rawit yang mengalami pengurangan dari daerah pemasok seperti Manado dikarenakan kebutuhan di Manado jelang Nataru juga tinggi, selain itu faktor cuaca yang tidak menentu dan sering hujan di bulan Desember.

Adapun perkembangan harga bapok di Pasar Galala yaitu, daging ayam Rp43.000/kilogram, tomat Rp12.000/kilogram, bawang putih Rp50.000/kilogram, bawang merah Rp65.000/kilogram, telur Rp3.000/butir, cabai rawit Rp95.000/kilogram, cabai keriting Rp50.000/kilogram. Sementara, untuk beras SPHP Rp68.000/sak 5 kilogram.

TernatePost.id
Editor