Tpost — Fagogoru Open Turnamen (FOT) ke-V Tahun 2025 di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, resmi berakhir dengan dilaksanakannya acara penutupan yang berlangsung di Stadion Fagogoru, Weda, Rabu (12/11/2025).
Acara penutupan dihadiri tokoh-tokoh penting Fagogoru, di antaranya Koordinator Presidium PB Fagogoru Idrus Enos Maneke, Ketua DPRD Halmahera Tengah Zulkifli H. Bayan, Sekda Halmahera Tengah Bahri Sudirman.
Hadir pula jajaran Forkopimda Halmahera Tengah dan Halmahera Timur, para pejabat Pemkab Halmahera Tengah beserta panitia pelaksana dan masyarakat.
Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran pelaksanaan FOT ke-V ini.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga tetapi juga ajang mempererat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan. Semangat Fagogoru harus terus kita pelihara dan tetap menyala,” ujar Ahlan.
Idrus Enos Maneke yang juga Ketua DPRD Halmahera Timur pun menyampaikan apresiasi atas suksesnya turnamen dan menyatakan bahwa FOT adalah satu-satunya turnamen terbesar di Maluku Utara yang diadakan oleh Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.
“Turnamen ini merupakan bonus terbesar di Maluku Utara. Semangat ini harus kita pupuk dan jaga bersama. Inilah event yang benar-benar lahir dari semangat Fagogoru,” tegas Idrus.
Sekda Halmahera Tengah Bahri Sudirman menambahkan, semangat persaudaraan Fagogoru yang terus dibangun akan selalu menjadi penyejuk suasana selama pertandingan.
“Darah Fagogoru yang mengalir dalam diri kita semua membuat semuanya tetap terkendali. Itulah Fagogoru,” ucap Bahri.
Sementara itu Sekretaris FOT ke-V Tahun 2025, Fahrudin Ibrahim melaporkan bahwa seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman, lancar, dan penuh semangat persaudaraan.
Ia menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya tentang juara, tetapi tentang nilai kebersamaan, sportivitas, dan kehormatan warga Fagogoru.
“Fagogoru Open Tournament adalah cerminan semangat persatuan masyarakat Fagogoru, di mana olahraga menjadi bahasa yang menyatukan dua kabupaten bersaudara,” ujar Fahrudin.
Dalam acara penutupan tersebut, diumumkan pula tim yang menyabet juara, di antaranya Panbar United sebagai juara I dan berhak membawa pulang bonus senilai Rp 200 juta plus piala bergilir dan piala tetap.
Kemudian Runner Up oleh Persigo FC dengan bonus Rp 150 juta dan piala tetap, kemudian juara III bersama Chuleyevo FC dan Persemapura masing-masing memperoleh bonus Rp 50 Juta.
Sementara top score dan pemain terbaik diraih oleh pemain dari Chuleyevo FC mendapat bonus Rp 10 Juta.





Tinggalkan Balasan