TPost — Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pengoperasian Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah kota guna memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Langkah strategis ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, setelah menghadiri rapat koordinasi bersama gabungan Komisi I, II, dan III DPRD Kota Ternate pada Kamis, 21 Mei 2026.
Rizal Marsaoly menyatakan bahwa substansi utama dari pertemuan tersebut adalah memastikan program ini tidak sekadar menjadi rencana, melainkan segera berjalan di lapangan.
“Semangat dari program Koperasi Merah Putih ini diharapkan bisa cepat berjalan dan dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Tantangan Infrastruktur di 78 Kelurahan
Terdapat 78 kelurahan di Kota Ternate yang menjadi target sasaran program ini. Setiap kelurahan direncanakan memiliki fasilitas pendukung lengkap, mulai dari gerai hingga pergudangan.
Pemerintah Kota Ternate saat ini tengah menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri terkait sinergi pendanaan antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung percepatan koperasi tersebut.
Namun, perjalanan menuju operasional penuh bukannya tanpa hambatan. Rizal mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama yang ditemukan adalah ketersediaan lahan di sejumlah kelurahan.
“Ada yang sudah mendapat lokasi, ada yang belum, bahkan ada yang sudah punya lokasi tetapi belum bisa membangun karena kendala administrasi atau alas hak,” jelas Rizal.
Solusi Cepat dan Kolaborasi Lintas Sektor
Merespons kendala tersebut, Sekda telah menginstruksikan Kepala Bappelitbangda dan Kepala BPKAD Kota Ternate untuk segera menggelar rapat koordinasi di tingkat kecamatan pada pekan depan.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk melakukan verifikasi faktual di lapangan serta mencari solusi administratif agar pembangunan fasilitas koperasi tidak terhambat.
Di sisi lain, kolaborasi dengan TNI telah membuahkan hasil nyata. Pihak TNI dilaporkan telah membantu pembangunan fasilitas KKMP di delapan lokasi strategis di Kota Ternate dengan memanfaatkan aset milik pemerintah kota, kementerian, maupun Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Pemerintah Kota Ternate berjanji akan terus memantau perkembangan program ini secara intensif agar seluruh target percepatan dapat tercapai tepat waktu demi kesejahteraan warga Ternate.




Tinggalkan Balasan