TPost – Gangguan pasokan listrik kembali memicu keluhan warga di Kota Ternate, Maluku Utara, khususnya di wilayah RT 17 RW 06, Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan.
Pemadaman yang terjadi secara berulang sejak awal tahun 2026 ini dilaporkan memiliki durasi yang cukup lama, bahkan hingga mencapai empat jam.
Berdasarkan data yang dihimpun, pemadaman tercatat terjadi pada tanggal 1–2 Januari 2026 sekitar pukul 01.15 WIT dini hari. Gangguan serupa kembali berulang pada siang hingga malam hari di tanggal 3 Januari 2026, mulai pukul 15.34 WIT hingga 19.28 WIT.
Salah seorang warga, Sukri, menyatakan bahwa pemadaman ini sangat menghambat aktivitas warga pada jam produktif.
Selain mengganggu urusan rumah tangga, sejumlah pelaku usaha kecil di lingkungan tersebut turut mengeluhkan kerugian materiil akibat terhentinya operasional usaha mereka.
Ia juga menyoroti frekuensi pemadaman yang dinilai tidak wajar.
“Dalam seminggu bisa dua sampai tiga kali listrik padam dan anehnya hanya di beberapa rumah ini saja. Kami minta PLN serius melihat titik ini, karena selalu berulang di lokasi yang sama,” tegas Sukri pada Sabtu (03/01/26).
Menurutnya, gangguan dengan intensitas tinggi ini sebenarnya sudah dirasakan sejak tiga bulan terakhir di tahun 2025.
Warga mendesak PT PLN UP3 Ternate untuk melakukan evaluasi jaringan dan perbaikan permanen agar kendala teknis tidak terus berulang di titik yang sama.
Selain itu, masyarakat mengharapkan adanya transparansi informasi terkait estimasi waktu perbaikan setiap kali terjadi gangguan agar mereka dapat melakukan langkah antisipasi.
Sementara itu Humas PT PLN UP3 Ternate, Asrul, yang dikonfirmasi enggan merespons hingga berita ini dipublikasikan.


Tinggalkan Balasan