TPost – Kemeriahan menyambut tahun baru di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, mencapai puncaknya saat musisi asal Ambon, Fresly Nikijuluw mengguncang panggung Lokal Fest Tidore 2025 yang digelar di Pantai Tugulufa, Selasa (30/12/2025).
Ribuan penonton tampak histeris bahagia menikmati deretan lagu khas timur yang dibawakan oleh artis kedua pilihan Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan tersebut.
Acara yang berlangsung dari tanggal 29 hingga 31 Desember 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Tidore dengan berbagai komunitas anak muda, seperti Gekrafs, Ruang Tengah, Wild House Production, Rumah Tua Art, Nitiprayan Studio, dan Irmawan SoundSystem.
Sebelum penampilan Fresly, rapper Keilandboi telah lebih dulu menyedot antusiasme warga. Sementara penyanyi Mario G. Klau dijadwalkan akan menutup rangkaian festival pada malam puncak.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, yang hadir langsung dan bahkan sempat bergabung ke atas panggung bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya acara ini.
Dalam komentarnya, Muhammad Sinen menegaskan bahwa penyelenggaraan Lokal Fest bukan sekadar mencari euforia semata, melainkan memiliki tujuan strategis bagi daerah.
“Kegiatan ini juga sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” ujar Muhammad Sinen yang juga menekankan pentingnya multiplier effect dari acara musik tersebut bagi masyarakat lokal.
Selain aspek ekonomi, wali kota yang akrab disapa Ayah Erik ini juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan persatuan kepada seluruh masyarakat yang hadir.
Ia meminta dukungan penuh dari warga untuk menjaga kondusivitas kota demi kemajuan bersama.
“Jika bapak ibu menginginkan Tidore ramai, maka jagalah keamanan, ketertiban dan juga kebersihan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak lagi terjebak dalam sekat-sekat perbedaan.
“Jangan lagi memandang perbedaan, mari bersatu menjemput Tidore jang foloi ke depannya, mari sama-sama satukan langkah, satukan hati untuk memajukan Kota Tidore Kepulauan,” tambahnya.
Usai menikmati konser, Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman juga menunjukkan dukungannya terhadap sektor riil dengan mengunjungi stand UMKM dan lokasi pasar malam di kawasan Pantai Tugulufa.
Di sana, mereka meninjau berbagai produk kreativitas lokal, mulai dari makanan dan minuman hingga desain kaos khas Tidore yang dipamerkan di booth UMKM.
Festival ini menjadi bukti nyata bagaimana hiburan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi lokal dan penguatan ikatan sosial masyarakat.


Tinggalkan Balasan