TPost – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, pada Sabtu (31/1/2026) sore, mengakibatkan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Kota Maba.
Terjangan air yang berlangsung sejak pukul 15.05 hingga 16:30 WIT ini memberikan dampak luas, terutama di dua desa utama, yakni Desa Soagimalaha (Komplek Masagena) dan Desa Maba Sangaji.
Berdasarkan data dari Sekretaris BPBD Halmahera Timur, Aziz Djumati, tercatat sebanyak 35 rumah, 2 tempat usaha, dan 1 Mushola di Desa Soagimalaha terendam banjir. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di pemukiman warga Desa Maba Sangaji.
Aziz langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evaluasi. Ia mengungkapkan bahwa buruknya sistem drainase dan pemeliharaan saluran air menjadi pemicu utama meluapnya air ke pemukiman warga.
“Intinya, drainase tersumbat oleh sampah dan sedimentasi di dalam saluran. Akibatnya, sistem drainase tidak mampu lagi menampung debit air yang tinggi sehingga meluap,” jelas Aziz.
Selain masalah sampah, faktor geografis berupa kontur tanah yang landai di wilayah tersebut juga memperparah keadaan.
Meskipun banjir merendam fasilitas umum dan rumah warga, Aziz mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian material besar dalam insiden ini.
Namun, kejadian ini menjadi pengingat bagi warga dan pemerintah daerah akan pentingnya perbaikan infrastruktur secara struktural.
Pihak BPBD menegaskan akan segera melaporkan kondisi ini kepada instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam mencegah banjir di kemudian hari.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk rutin membersihkan drainase di lingkungan masing-masing dan tidak membuang sampah ke dalam saluran air,” tegas Aziz.
Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air sangat vital untuk mencegah penyumbatan kembali terjadi di masa mendatang.


Tinggalkan Balasan